Kasus Kematian Bripda NS Naik ke Tahap Penyidikan, Polisi Dalami Keterlibatan Pelaku Lain

4 hours ago 3

Liputan6.com, Batam - Kasus polisi aniaya polisi hingga tewas di barak Polda Kepri terus berlanjut. Kasus yang menyebabkan kematian polisi berinisial Bripda NS kini masuk ke tahap penyidikan. Kapolda Kepri Asep Safrudin di Batam, Rabu (15/4/2026) mengatakan, perkara tersebut kini ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum.

“Perkara ini sudah naik ke tahap penyidikan dan ditangani oleh Ditreskrimum,” kata Asep.

Asep juga mengungkapkan hasil autopsi sementara menunjukkan adanya unsur kekerasan yang menjadi penyebab kematian korban.

“Dari hasil autopsi ditemukan penyebab kematian karena adanya tindakan kekerasan. Hal ini menjadi dasar penyidik untuk mendalami motif dan kronologi kejadian,” ujarnya.

Meski satu orang telah ditetapkan sebagai pelaku utama, yakni Bripda AS, polisi masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain.

“Masih didalami apakah ada pelaku lain yang terlibat,” katanya.

Selain itu, satu korban lainnya, Bripda JB, dilaporkan dalam kondisi baik dan masih menjalani perawatan.

Sebelumnya, autopsi dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Batam dengan melibatkan dokter forensik eksternal dari Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia guna memastikan transparansi penanganan kasus.

Asep menegaskan kepolisian berkomitmen menangani perkara tersebut secara profesional dan terbuka, meskipun melibatkan anggota internal.

“Kami tidak akan mentolerir pelanggaran hukum, termasuk yang melibatkan anggota kami sendiri,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan duka cita atas meninggalnya Bripda NS yang bertugas di Ditsamapta Polda Kepri.

Kapolda memastikan proses hukum akan dilakukan secara menyeluruh, baik melalui mekanisme pidana maupun kode etik.

“Jika terbukti bersalah, pelaku akan ditindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku, termasuk kemungkinan pemberhentian tidak dengan hormat,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Kapolda menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban dan masyarakat atas peristiwa tersebut.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban dan masyarakat atas kejadian ini,” ujarnya.Ka

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner