Heboh Polisi Bawa Parang Satroni Rumah Wali Kota Palopo, Propam Turun Tangan

22 hours ago 7

Sebelumnya, rumah pribadi Wali Kota Palopo, Naili Trisal, disatroni seorang pria berinisial SL pada Jumat (24/4/2026) malam sekitar pukul 21.00 Wita. Pria tersebut datang membawa sebilah parang sambil berteriak meminta Naili keluar dari rumahnya.

Belakangan diketahui SL merupakan anggota polisi yang bertugas di Polres Palopo. Ia diduga datang karena emosi dan sakit hati.

Kejadian itu dibenarkan Pengacara Pemkot Palopo, Syahrul. Menurutnya, saat insiden terjadi, Naili Trisal dan suaminya, Trisal Tahir tidak berada di rumah.

"Yang ada di dalam rumah saat itu hanya sopir rumah tangga dan dua asisten rumah tangga," kata Syahrul kepada Liputan6.com, Rabu (29/4/2026).

Syahrul menjelaskan, SL datang menggunakan sepeda motor sambil membawa parang di tangannya. Saat tiba di lokasi, pelaku sempat mencoba membuka pagar rumah, namun gagal karena dalam keadaan terkunci.

"Dia datang, putar motor, lalu mau buka pagar tapi terkunci. Mungkin karena jengkel, dia kemudian berteriak-teriak meminta Ibu Wali keluar," jelasnya.

Menurut Syahrul, pelaku juga mengucapkan kata-kata kasar sambil berteriak di depan rumah. Karena tidak ada yang merespons, SL kemudian diduga memanjat pagar rumah untuk memastikan kondisi di dalam.

"Tidak ada yang membukakan, akhirnya dia memanjat pagar untuk memastikan siapa yang ada di dalam," ujarnya.

Aksi tersebut membuat penghuni rumah ketakutan. Sopir rumah tangga yang berada di lokasi kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi pada malam yang sama.

"Yang melapor itu sopir rumah tangga. Laporannya dibuat malam itu juga," ungkapnya.

Selain membuat laporan polisi, pihak pelapor juga mengadukan kasus tersebut ke Propam Polres Palopo. Syahrul berharap penanganan perkara dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

"Harapan kami, penanganan kasus ini berjalan sesuai prosedur hukum, baik di Reskrim maupun Propam," pungkasnya.

Terpisah Kasi Humas Polres Palopo, AKP Marsuki membenarkan laporan polisi tersebut. Dia menyebut kejadian itu kini tengah diselidiki oleh pihak Polres Palopo.

"Sementara proses (penyelidikan), sambil melengkapi keterangan saksi-saksi," ucapnya saat dikonfirmasi terpisah.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner