Gubernur NTB Ingatkan SPPG Jaga Kualitas Makan Bergizi Gratis

23 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, menemui massa aksi yang menginginkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan di depan pintu gerbang Kantor Gubernur NTB di Mataram, Senin (22/6).

Dalam kesempatan itu, Iqbal menyoroti sejumlah pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang masih kedapatan mengambil margin atau keuntungan tambahan dari belanja bahan baku program MBG.

Iqbal mengaku telah melakukan inspeksi langsung ke sejumlah lokasi dan menemukan indikasi adanya praktik mencari keuntungan di luar aturan yang telah ditetapkan pemerintah.

"Saya tahu, dan saya sudah turun ke beberapa tempat. Masih ada SPPG yang mencari margin keuntungan tambahan dari bahan baku sehingga akhirnya membuat kualitas menu MBG menurun," ujar Iqbal seperti dilansir Antara, Senin (22/6).

Menurutnya, program MBG tidak boleh dijadikan ladang mencari keuntungan pribadi. Ia mengingatkan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan dalam program tersebut ditujukan untuk memastikan kebutuhan gizi anak-anak terpenuhi dengan baik, bukan untuk menambah keuntungan pihak tertentu.

Oleh karena itu, ia meminta seluruh pengelola SPPG menghentikan praktik mengambil margin di luar ketentuan. Ia juga mengingatkan agar para pengelola meluruskan niat dalam menjalankan program yang menyasar kebutuhan dasar anak-anak tersebut.

"Kalau yang tidak pernah mengambil margin tambahan dari bahan baku, alhamdulillah. Tapi yang masih melakukan, berhenti mulai hari ini. Tobat, istigfar, dan luruskan niat," tegasnya.

Iqbal menegaskan tidak ada ruang toleransi bagi siapa pun yang bermain curang dalam program gizi untuk anak. Ia bahkan mengaku telah mencatat komitmen para pengelola SPPG dan akan mendorong tindakan tegas apabila pelanggaran serupa masih ditemukan di kemudian hari.

"Kalau program MBG ini dilanjutkan dan masih ada yang mengambil margin dari belanja bahan baku melebihi ketentuan, saya orang pertama yang akan meminta satgas dan BGN menangkap serta menutup SPPG yang melakukan itu," katanya.

Iqbal menambahkan kualitas makanan dan hak anak untuk mendapatkan gizi yang layak tidak boleh dikorbankan demi kepentingan segelintir oknum yang ingin mencari keuntungan tambahan. Iqbal pun berjanji apa yang menjadi aspirasi massa aksi akan diteruskan ke pemerintah pusat.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner