Erupsi Semeru Belum Berhenti, Waspada Guguran Lava Menyebar ke Empat Aliran

3 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Erupsi Gunung Semeru belum berhenti. Hari ini, Semeru kembali erupsi pada pukul 06.51 WIB. Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi aliran lava dan lahar di sepanjang sungai yang berhulu di puncak gunung.

Kepala Badan Geologi Lana Saria menyampaikan, erupsi yang terjadi hari ini memiliki ketinggian kolom abu teramati hingga 800 meter di atas puncak.

“Mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat,” kata Lana Saria dalam keterangan tertulis di Bandung, Rabu (15/4/2026).

Di samping itu, masyarakat juga diminta mewaspadai potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

“Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat,” terangnya.

Lana menyebut, saat ini Gunung Semeru berada pada Status Level III Siaga. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

“Tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah atau puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar),” katanya.

Sebelumnya, Badan Geologi melaporkan kejadian erupsi di Gunung Semeru, Selasa pukul 05.22 WIB. Status aktivitas gunung api tersebut dinyatakan pada Level III Siaga.

Lana Saria menyampaikan, letusan yang terjadi disertai awan panas guguran dengan jarak luncur 3.000 meter ke arah tenggara (besuk kobokan). Sementara, kolom abu teramati ± 1.500 m di atas puncak (± 5.176 m di atas permukaan laut).

"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 20 mm dan durasi ± 3 menit 23 detik," pungkasnya.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner