Detik-detik Mahasiswi Asal Sumbawa Barat Dibunuh di Indekos

12 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Seorang mahasiswi berinisial NDR tewas dibunuh pencuri berinisial HP (18). Korban ditindih hingga dibekap bantal hingga meninggal. Pelaku kemudian kabur dengan membawa sepeda motor korban.

"Dari penyelidikan, kami dapatkan informasi tentang keberadaan kendaraan korban yang ternyata berada dalam penguasaan terduga pelaku," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Mataram Ajun Komisaris Polisi I Made Dharma Yulia Putra di Mataram, Kamis (30/7/2026). Dikutip dari Antara.

Polisi menangkap terduga pelaku di sekitar kediamannya di Kelurahan Punia, Kota Mataram, Rabu (29/7/2026) sekira pukul 18.00 Wita, bersama barang bukti kendaraan milik korban yang sudah dimodifikasi.

Dari hasil pemeriksaan, HP telah mengakui perbuatannya pada waktu dini hari tersebut.

Pelaku menyatakan terpaksa membunuh karena tepergok korban masuk ke kamar indekos melalui pintu belakang yang tidak terkunci.

"Saat mau ambil kunci kendaraan, korban bangun dan berteriak. Karena panik, terduga mendorong korban hingga terjatuh di kasur, kemudian menindih dan membekap korban menggunakan bantal," ujarnya.

Saat mengetahui korban sudah dalam keadaan lemas dan tidak sadarkan diri, terduga pelaku mengambil kunci kendaraan dan bergegas meninggalkan korban terkunci dalam kamar indekos.

Dari pengakuan sementara, Dharma mengatakan bahwa HP dalam aksinya turut mengambil dua telepon seluler korban.

Usai berhasil keluar dari lokasi kejadian, HP membuang dua ponsel korban di depan SMKN 2 Kuripan. Untuk kunci kamar indekos korban, dibuang ke Sungai Ancar dari jembatan wilayah Gomong, Kota Mataram.

Informasi lebih lanjut atas pengungkapan kasus ini, Dharma meminta waktu untuk mengumpulkan seluruh keterangan dari serangkaian penyidikan.

"Untuk keseluruhan nanti akan kami sampaikan lebih lanjut. Kami mohon waktu untuk pendalaman," ucap Dharma.

Mahasiswi asal Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat, ini kali pertama ditemukan meninggal oleh sepupu bersama rekannya yang baru datang dari Jakarta.

Kedua saksi menemukan jenazah NDR sudah dalam keadaan terlentang kaku di dalam indekos dengan posisi pintu terkunci.

Dalam rangkaian penyidikan, kepolisian tercatat telah melakukan pemeriksaan saksi, ahli, olah tempat kejadian perkara, CCTV sekitar lokasi, autopsi hingga meminta dukungan pemeriksaan dari Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner