Anggota Brimob Paksa Pacar Gugurkan Kandungan, Korban Dijanjikan Dinikahi

10 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Perempuan berinisial NP (21) melaporkan seorang anggota Brimob Polda Sulawesi Selatan Bripda AIS ke Propam Polda Sulsel dan Propam Mabes Polri. NP mengaku dipaksa menggugurkan kandungannya setelah hamil dari hubungan yang dijalani bersama terlapor.

Menurut NP, perkenalannya dengan Bripda AIS bermula pada Desember 2024 melalui Instagram. Keduanya bertemu langsung pada Februari 2025 dalam kegiatan pendakian gunung.

"Awalnya kenal sosial media. Setelah itu kami sering komunikasi dan semakin akrab," ujar NP kepada Liputan6.com, Selasa (2/6/2026).

Dia smpat menolak ajakan pertama mendaki sebelum akhirnya bersedia pada ajakan kedua. Usai pendakian, Bripda AIS meminta izin beristirahat di rumahnya dengan alasan tidak ingin pulang larut malam.

"Saya tidak ada pikiran macam-macam karena saya anggap dia orang baik dan punya pekerjaan yang jelas. Jadi saya percaya saja waktu itu," tuturnya.

Hubungan keduanya kemudian berlanjut hingga terjadi hubungan layaknya suami istri. NP mengaku hamil dari hubungan tersebut.

"Sebelum saya menggugurkan kandungan, kami sudah tiga kali berhubungan," ungkapnya.

Awalnya NS bersikeras mempertahankan kandungan dan siap membesarkan anak itu seorang diri. Namun Bripda AIS terus membujuk dan mendesaknya dengan berbagai janji. Termasuk janji untuk menikahi.

"Saya bilang waktu itu tidak mau menggugurkan kandungan. Saya bilang biar saya tanggung sendiri, tidak usah dia bertanggung jawab," katanya.

"Dia terus minta tolong supaya kandungan itu digugurkan. Dia bilang nanti akan bertanggung jawab dan menikahi saya. Chat seperti itu banyak sekali saya simpan," ujarnya.

Alasan yang paling kerap disampaikan terlapor adalah kekhawatiran terhadap kariernya di institusi Polri.

"Dia bilang takut kalau kehamilan itu ketahuan. Dia takut dipecat. Berkali-kali dia bilang begitu dan meminta saya menggugurkan kandungan," kata NP.

Tak tahan menghadapi tekanan, NP akhirnya menggugurkan kandungannya sekitar Agustus hingga awal September 2025.

"Dia berjanji akan menikahi saya setelah itu. Janjinya banyak sekali waktu itu, makanya akhirnya saya luluh," tuturnya.

Selain itu, NP juga mengungkapkan bahwa dirinya pernah direkam tanpa busana oleh Bripda AIS di awal hubungan mereka.

"Dia pernah merekam video saya dalam keadaan tanpa busana. Waktu itu saya tahu karena lampu flash dari handphone-nya menyala," ungkapnya.

Read Entire Article
Global Sports | Otomotif Global | International | Global news | Kuliner